[Manga] Pluto

Untuk merayakan ulang tahun Astro Boy/Atom pada tanggal 7 April, Urasawa Naoki mengeluarkan sebuah manga yang diadaptasi dari Astro Boy: “The Greatest Robot on Earth” karya Osamu Tezuka dengan judul Pluto pada tahun 2003 lalu. Manga yang ditulis berada di bawah karangan Osamu Tezuka (alm) dan Urasawa Naoki ini sampai saat ini telah keluar sebanyak 63 Chapter dan masih terus jalan hingga sekarang. Di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh M&C (PT Gramedia) dan tanggal 25 Februari 2009 kemarin baru saja keluar volume keduanya.

8 tahun yang lalu robot bernama Brau 1589 membunuh seorang manusia sehingga muncul undang-undang yang membuat robot tidak bisa lagi membunuh manusia. Kejadian tersebut tercatat sebagai satu-satunya kasus pembunuhan/penyerangan terhadap manusia yang dilakukan oleh robot. Kini, semuanya baik robot maupun manusia hidup berdampingan dalam damai. Hingga suatu ketika Bernard Ranke, anggota lembaga perlindungan hukum robot, ditemukan terbunuh. Sepasang banda didirikan di daerah sekita kepalanya seolah-olah merujuk pada tanduk dan di tempat Ranke terbunuh tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan manusia.

Atom/Astro BoyBeberapa saat sebelumnya, Montblanc, robot dari kantor keamanan hutan Swiss, ditemukan dalam keadaan terpotong-potong di hutan pegunungan Alpen saat terjadi kebakaran hutan. Laporan menyatakan bahwa terjadi ledakan magnetis dalam diri Montblanc yang menyebabkannya tewas. Kenyataannya, Montblanc merupakan salah satu dari 7 robot terhebat di dunia yang tidak mungkin mengalami masalah sepele seperti itu. Terlebih lagi di kepala Montblanc ditemukan dua buah ranting yang membentuk tanduk.

Beberapa saat kemudian. North #2 seorang robot militer yang sudah pensiun dan menjadi pelayan di sebuah puri milik seoang komposer musik buta juga hancur setelah diserang oleh sesuatu/seseorang yang masih belum jelas. Sama seperti Montblanc, North #2 adalah salah satu dari 7 robot terhebat di dunia. Detektif Gesicht, seorang robot Europol dan juga salah satu dari 7 robot terhebat di dunia, mendapatkan kasus pembunuhan robot dan manusia di bawah penanganannya sebagai polisi erupol. Gesicht yang menyadari sesuatu pun pergi ke berbagai negara untuk mengingatkan 4 robot terhebat di dunia sisanya agar behati-hati terhadap kasus ini.

Di Jepang, Gesicht bertemu dengan Atom, salah satu robot terhebat di dunia yang memiliki tingkat artificial intelligence sangat tinggi walaupun berwujud sebagai anak kecil. Atom, satu-satunya robot yang memiliki hati dan paling mirip dengan manusia memaksa Gesicht untuk meng-copy memory chip Gesicht sebelum Gesicht kembali ke Jerman. Saat meneliti kasus pembunuhan Jun’ichiro Tasaki, salah satu ahli hukum pencetus pembuatan hukum robot internasional yang ditemukan tewas di rumahnya dengan tanduk terpasang di kepalanya, Atom yang sudah memiliki ingatan Gesicht menyadari bahwa semua korban memiliki hubungan dengan konflik ke-39 di Asia Tengah 4 tahun lalu

* * *

Negeri Persia di Asia Tengah, rakyat tertekan di bawah kepemimpinan diktator. Robot-robot juga mendapat perlakuan yang tidak semestinya seperti yang telah ditetapkan PBB. Negeri itu diperintah seseorang yang mengaku keturunan sah dari dinasti Persia kuno. Monarki absolut yang mengontrol politik, ekonomi, tentara dan semuanya… Raja Darius ke-14. Dengan kekuatan Militer yang besar, dia menginvasi negeri tetangga. Dia bermaksud menguasai seluruh Asia Tengah. Sementara itu, presiden Alxander dari Republik Thracia yang menganggap dirinya pemimpin dunia menyatakan keprihatinan terhadap kekuatan militer robot yang besar di negeri Persia. Melalui PBB, dia mengusulkan “Traktat Larangan Produksi Robot Pemusnah Massal”. Setelah traktat disetujui, presiden Alexandria menuduh bahwa Persia menyembunyikan robot pemusnah massal. PBB mengirim tim investigasi ke Persia. Namanya tim investigasi “Bora”. Setelah tim investigasi menyatakan tidak ada robot pemusnah massal di Persia, presiden Alexandria justru mengobarkan perang di Persia yang menimbulkan konflik. PBB mengirimkan 7 robot terhebat di dunia sebagai pasukan perdamaian.

* * *

Dari Prof. Ochanomizu, menteri yang mengepalai departemen ilmu pengetahuan Jepang dan juga salah satu orang yang tergabung dalam tim investigasi Bora, Atom mengetahui kebenaran mengenai konfik ke-39 di Asia Tengah. Namun misteri belumlah terkuak seluruhnya. Mengapa 7 robot terhebat di dunia yang menjadi pasukan perdamaian di konflik tersebut serta manusia-manusia yang tergabung dalam tim investigasi Bora harus dibinuh satu per satu? Siapa yang melakukannya dan ada rencana apa di balik pembunuhan-pembunuhan itu? Bagaimana nasib Gesicht dan Atom yang menjadi target pembunuhan berikutnya? Sementara itu, detektif Gesicht yang menyadari ingatannya telah dirubah mulai mempertanyakan apa yang terjadi padanya dua tahun setelah misi perdamaian di Timur Tengah. :?

Bila Astro Boy: “The Greatest Robot on Earth” adalah manga yang ditujukan untuk anak-anak atau remaja, maka Pluto adalah versi dewasa arc tersebut yang dibuat oleh Urasawa Naoki untuk konsumsi usia yang lebih tinggi lagi. Urasawa Naoki berhasil memunculkan nuansa kelam pada manga yang tadinya ditujukan untuk anak-anak ini. Bagaimana Urasawa Naoki memanusiakan robot dan memberi mereka hati yang tidak seharusnya ada pada diri mereka adalah hal yang mengagumkan. Membuat pembaca seolah-olah bisa merasakan kesedihan Montblanc saat dia harus membunuh ribuan robot lain dalam sebuah misi perdamaian, atau bagaimana perasaan North #2 yang ingin melupakan misi tersebut dan berusaha sekuat tenaga menjadi manusia dengan bermain piano. Boleh dibilang manga ini sukses membuat emosi pembacanya teraduk. Ditambah lagi banyaknya misteri-misteri menarik untuk diketahui jawabannya yang khas terdapat dalam karya Urasawa Naoki.

Kejutan-kejutan yang diberikan Urasawa Naoki dalam manga ini membuat Pluto menjadi sebuah bacaan yang berkesan. Belum lagi gaya gambar Urasawa Naoki yang khas dan proporsional membuat tokoh-tokoh di dalamnya menjadi terkesan lebih hidup. Bahkan Atom pun diilustrasikan sedikit berbeda dari aslinya. anda tidak akan menemukan Atom yang sangat robotik dengan rambut yang kaku mengkilap seperti besi dipoles. Dalam Pluto, Atom digambarkan mirip seperti anak kecil biasa. Begitu juga karakter-karakter lain, walaupun ada robot yang digambarkan seperti robot, tidak sedikit pula robot yang diilustrasikan seperti manusia biasa pada umumnya.

Dengan alur cerita menarik dan juga grafis yang sedikit beda dari mangaka kebanyakan, saya merekomendasikan Pluto sebagai manga layak baca untuk anda. Highly reccomended deh :D

12 Tanggapan

  1. celo, ini review-mu ya? :D

    Nama Urasawa Naoki di cover manga saja dah lebih dari cukup untuk menjamin mutu isinya… ;)

    Pasti kubaca kalo rilisannya dah agak banyak.

  2. iya, reviewku. ada yang salah-salah bang? *introspeksi*

    ho tentu tidak, nama urasawa biasanya langsung kebayang yang horror-horror, kalo disandingkan dengan tezuka… hmm… agak tabrakan gimana gitu kan?

    ntar kalo nunggu rilisan banyak takutnya yang edisi-edisi awalnya habis lho.

  3. ada yang salah-salah bang?

    Tidak kok, saya malah beruntung dapet ringkasan darimu karena belum sempat juga nyari ringkasan di wiki seperti biasa kalo nemu manga baru.

    nama urasawa biasanya langsung kebayang yang horror-horror

    Masa? Saya kenal dia pertama kali lewat Master Keaton yang keren itu soalnya, jadi gak terpengaruh Monster atau 20th Century Boys yang agak “beda” itu. :P

    ntar kalo nunggu rilisan banyak takutnya yang edisi-edisi awalnya habis lho.

    Rental dong, celo. Sejak kapan saya beli? :mrgreen:

  4. pada sadar gak klo konflik persia di komik Pluto ini seperti Amerika vs. Irak dimana Irak dituduh punya senjata pemusnah massal?
    keren banget!Urasawa Naoki jenius!!!!

  5. Masa? Saya kenal dia pertama kali lewat Master Keaton yang keren itu soalnya, jadi gak terpengaruh Monster atau 20th Century Boys yang agak “beda” itu.

    diriku pertama kali baca cerita lepas yang rada creepy gitu. haha. lupa judulnya.

    Rental dong, celo. Sejak kapan saya beli?

    Support the author!!!

    #beLLboy… sadar dong. kan saya yang nulis reviewnya :| mau nggak mau harus sadar bagian itu sih.

  6. nice review,
    namun, bagaimana kalau lain kali tidak terlalu menyelipkan spoiler? banyak yang belum baca lho hehehe..
    manga pluto versi indo sudah terbit sampai vol.3
    memang kalah jauh dengan mangascannya…

  7. Lho, saya cuman ngereview sampai volume dua lho. Nggak bisa dibilang spoiler kan? :D

    setau saya yang tergolong spoiler itu bila kita menceritakan sesuatu yang belum offiacially published di Indonesia sini. :D

    Tapi, ya, lain kali akan saya beri spoiler tag :D terima kasih.

    AND WOOT!? Nomer 3 udah keluar :O

    *merencanakan ke toko buku sepulang kuliah*

  8. iya,pluto yg k 3 udh terbit.sy bnr2 pnsaran dgn crtanya.pdhl sy g tralu sk astro boy tp krn d remake lg ama urusawa naoki jd kren bgt.iya,mangascan ny udh lmyan byk..wlo udh bc,tetep aja pngen tw kelanjutannya

  9. iyesh udah baca!!!

    Nggk terlalu menggigit seperti volume 2, tapi kewren!!!

    saya suka astro boy, tapi saya lebih suka atom versi urasawa :D

    ooh iya, diriku nggak ngikutin mangascannya :D manga ini terlalu sayang kalo dinikmati dengan kurang legal, jadi nunggu terbitan MnC aja :D

  10. hore….. gw baru baca yang ke 3 …. keren ceritanya…

    urasawa….. emang jenius bikin yang kaya beginian…. mudah-mudahan ceritannya makin seru….

    hahaha udah ga sabar nih…. ngeliat atom melakukan adegan pertarungan…. versinya urusawa, atomnnya bisa terbang ga ya???

    hahaha. nanti… mudah-mudahan ada cerita dimana si atom bertarung melawan pluto… atau dan lain-lain…..

    nice manga :]

  11. Gw lebih suka epsilon daripada Atom :P Tapi ntar bakal ada lah yang jelas pertarungan antara Pluto dan Atom :D

  12. mmm,gw pgn tw nih selain 20th centuiry boys,monster,yawara,pluto manganya urasawa naoki apalagi sih???????

Tinggalkan Balasan