Code Geass: Hangyaku no Lelouch – Epis. 1 Review

Code Geass, sebuah anime spektakuler yang merambah di dunia Otaku Jepang. Anime hasil kolaburasi antara Sunrise sebagai pencetus cerita dan Clamp sebagai character designnya. Terdiri dari 2 season, dengan 25 episode utama tiap season. Bergenre mecha, history, drama dan sedikit romance. Awalnya, Code Geass berawal dari seri manga-nya, namun booming melalui Anime. Code Geass menuai ketenarannya mulai tahun 2006 melalui Anime Grand Prix, yang terus berturut-turut menggapai prestasi di tahun 2007 dan tahun 2008. Pada 30th Anime Grand Prix ini, malahan Code Geass menjuarai seluruh kategori, kecuali the best OSTs.

Sebenarnya anime ini sudah tayang sejak lama, berawal pada tahun 2006, dan tamat tanggal 28 September lalu. Namun, anime ini masih terus terngiang bagi banyak Otaku yang mengharapkan kelanjutan endingnya yang menakjubkan. :mrgreen:


10 Agustus 2010 a.t.b, saat masa itu dunia dikuasai oleh sebuah negara Superpower, The Holy Empire of Britannia. Saat itu, negara tersebut mengumumkan perang kepada Jepang. Hal ini terjadi karena ada konflik yang mendalam antara kedua negara tersebut. Dalam perang itu, Britannia menggunakan senjata robotik jenis terbaru (mecha) yang dinamai Knightmare Frames, sementara Jepang hanya berbekal senjata perang biasa. Dengan mudah, Britannia memenangkan peperangan, dan berakhir dengan kehilangannya kemerdekaan, hak, dan nama negara Jepang. Jepang disebut sebagai Area 11 (baca 11 : juu-ichi), dan orang berkebangsaan disebut sebagai Elevens.

Lelouch Lamperouge, seorang anak kecil berkebangsaan Britannia yang tinggal di Jepang menyaksikan kekejaman dan ketidakadilan Britannia pada perang ini. Dia menjadi benar-benar membenci Britannia, walau sebenarnya memang telah membencinya sejak lama. Dan pada saat kemuakkannya waktu itu, dia berjanji kepada sahabatnya yang berkebangsaan Jepang, Kururugi Suzaku, untuk akan menghancurkan Britannia suatu hari nanti.

Boku wa… Suzaku, boku wa… Britannia o bukousu!
I am… Suzaku, I… will destroy Britannia!

7 tahun kemudian, keadaan Jepang tetap seperti yang dulu. Jepang menjadi terjajah, wilayahnya dihancurkan, dan kemudian ditempati oleh orang-orang Britannia. Mungkin bisa dibayangkan, bagaimana saat dulu Indonesia dijajah oleh bangsa kolonial. :P Karena kehancuran Jepang dulu, Lelouch dan Suzaku terpisah. Lelouch menjadi siswa SMU Ashford Academy, yang kerjaannya taruhan dengan para bangsawan. Sementara, Lelouch sendiri masih belum tahu bagaimana keadaan Suzaku. Saat hari spesial awal cerita anime ini, Lelouch kembali duel dengan bangsawan; bermain catur, dan memenangkan permainan. Begitu Lelouch pulang dari kemenangannya; naik kendaraan motor yang memiliki gandengan (?), kendaraan yang dikendarai Lelouch dan Rivalz menghambat jalannya truk teroris Jepang yang menyerang Britannia. Karena panik, pengendara mobil tersebut menumburkan diri ke sebuah gedung. Truk teroris tersebut membawa sebuah kapsul (yang katanya) berisi gas beracun dan mencurinya dari Britannia. Lelouch ingin membantu orang yang telah kecelakaan tersebut. Tanpa disangka, mobil tersebut berjalan ketika Lelouch sedang berusaha memanjatnya, dan berakhir dengan terjebak didalam truk karena terjatuh akibat guncangan. Didalamnya, Lelouch melihat seorang wanita berambut merah, yang bernama Kallen. Dia mengendarai Knightmare. Truk teroris dan Knightmare diserang oleh Britannia, oleh karena itu Lelouch mengurungkan niat untuk keluar karena situasi yang berbahaya. Sementara truk terus berjalan dan pergi kejalur bawah tanah. Kapsul yang dicuri itu sendiri berisi gas beracun berada didalam truk, tepat disamping Lelouch.

Truk terus berjalan dan akhirnya berhenti setelah menumbur sebuah tembok. Nagata (nama pengemudi) membuka pintu truk dan membuka jalan Lelouch untuk keluar. Namun, didaerah itu sendiri, ada seorang tentara Britannia yang sedang patroli. Dia melihat Lelouch yang sedang berusaha memanjat kapsul berbahaya tersebut, namun beranggapan bahwa Lelouch berusaha membuka kapsul yang dianggap berisi gas beracun tersebut. Lantas saja, tentara itu pun menyerangnya, membuat Lelouch tak berdaya dan memaksa Lelouch agar tidak membunuh siapa pun. Lelouch yang tidak merasa akan melakukan hal jahat pun berontak dan mulai mengemukakan idenya, untuk menghancurkan Britannia. Tiba-tiba tentara itu pun membuka helmnya, yang ternyata dia adalah Kururgi Suzaku. Dua sahabat yang telah terpisah itu pun bertemu lagi, namun dalam keadaan yang mengecewakan Lelouch, karena Suzaku sekarang menjadi tentara bawahan Britannia, yang padahal aslinya dia berkebangsaan Jepang. Namun, belum sempat berkata apa-apa, kapsul pun terbuka dengan sendirinya.

Siapa sangka, kapsul yang berisi gas beracun malah berisi seorang gadis yang tiba-tiba tak sadarkan diri? Gadis itu berambut hijau panjang dan terkulai lemas setelah menatap Suzaku dan Lelouch. Selanjutnya, pimpinan Suzaku datang mengecek keadaan disana. Suzaku diperintahkan untuk membunuh Lelouch, gadis berambut hijau itu rencananya akan diserahkan ke pihak Britannia. Tapi, Suzaku tidak mau membunuh Lelouch, karena Lelouch tak bersalah dan sebenarnya tidak ada sangkut-pautnya dengan keadaan ini. Karena membangkang, Suzaku pun ditembak dan pingsan seketika. Lelouch dan gadis itu sendiri hampir dibunuh, tapi Nagata menekan tombol peledak otomotis truk teroris tersebut dan memberi kesempatan kabur untuk Lelouch dan gadis berambut hijau tersebut.

Berkat truk teroris yang diintai meledak dan ledakannya merusak gedung, Prince Clovis, gubernur Area 11 memerintahkan pasukannya untuk menghancurkan apa dan siapa pun yang ada di daerah Shinjuku Ghetto. Karena pembantaian itu, banyak elevens yang meninggal dunia. Shinjuku Ghetto pula lah lokasi Lelouch berada sekarang. Lelouch berusaha untuk kabur bersama gadis berambut hijau itu, namun persembunyiannya ketahuan karena handphone Lelouch berdering akibat panggilan Shirley, teman sekelas Lelouch. Mereka berdua ditangkap, gadis berambut hijau diselamatkan, namun Lelouch hampir ditembak oleh pasukan militer. Gadis berambut hijau yang lemah tadi pun berontak dan berusaha menghalangi tembakan dan berakhir dengan tembakan di kepalanya sendiri. Gadis itu pingsan dan berdarah, bahkan seharusnya sudah meninggal dunia. Lelouch pun merasa kecewa, sedih dan terpuruk dalam nasibnya itu. Dia menyesali apa yang terjadi saat ini, dimana ia kehilangan Suzaku, gadis ini, akan meninggalkan adiknya sendiri jika ia mati, dan dia pikir dia akan mati dengan tidak melakukan apa-apa yang berarti di dunia ini. Tiba-tiba, tangan gadis itu mencengkram tangan Lelouch dan meng-geassnya, dengan menawarkan sebuah kontrak. Pemberian kekuatan Geass, Ou no Chikara, yang membuat perintah Lelouch tak dapat terabaikan. Dengan harapan dirinya akan tetap bertahan hidup, Lelouch menerima kontrak itu dan langsung menggunakan geass-nya kepada militer yang berencana membunuhnya.

Rurushu ni Buritannia ga mejiru, Kisama-tachi wa… shimu!
Lelouch orders those of Britannia, you guys… to die!

Seperti terhipnotis, dengan spontan para militer mengacungkan pistol kekepalanya sendiri dan menekan pelatuknya. Dengan berakhirnya insiden ini dan terselamatkannya nyawa Lelouch, ia berniat untuk merubah dunia dengan kekuatannya sekarang ini. Maka, dimulailah pemberontakan Lelouch terhadap Britannia, tanah airnya sendiri.

6 Tanggapan

  1. Geass emang keren~
    Saya gak gitu suka sama mecha-nya, tapi strategi perang Zero yang selalu mearik itu bikin saya seneng nontonnya xD

    *masih belum nonton R2*

  2. Saya bahkan belum nonton :(

  3. “Awalnya, Code Geass berawal dari seri manga-nya, namun booming melalui Anime.”

    Wait WAT? -_-
    Since when Code geass came from the mango version? It was originally came from Animu then they made the mango version. FYI.

  4. gw dah ntn smua serinya keren banget d mep akhir..cuman jokesnya kurang di anime ni,beda ma bleach…tp overall ok bgt ni anime…

  5. Saya rasa banyak kemiripan Code GEass ini dengan deathnote :D

    Tebak apa? ;)

  6. Banyak lah.

    Tokoh utamanya sendiri itu gak bisa dibilang baik, selain itu juga jenius dan punya ambisi merubah dunia.

    Disini yang dikasih liat juga bukan pertarungan langsung, melainkan pertarungan otak dan strategi.

    Dan yang paling akhir, 2-2 tokoh utamanya ma–, Ups, spoiler

Tinggalkan Balasan